Pengertian PHP: Contoh, Fungsi, dan Kelebihannya untuk Pemula
Kamu ingin menjadi programer, tetapi bingung harus mulai belajar bahasa pemrograman dari mana? Atau, mungkin kamu adalah pemilik usaha yang ingin membuat website sendiri untuk meningkatkan visibilitas bisnis, tetapi selalu merasa coding itu rumit dan penuh istilah teknis?
Tenang! Kamu tidak sendirian. Banyak orang yang ingin terjun ke dunia digital, tetapi berhenti sebelum mulai hanya karena merasa “programming itu susah”. Padahal, ada satu bahasa pemrograman yang ramah sekali untuk pemula, tetapi tetap dipakai oleh raksasa teknologi hingga hari ini. Bahasa itu adalah PHP.
Sudah puluhan tahun digunakan di berbagai belahan dunia, PHP tetap setia menjadi landasan dari jutaan website. Jadi, kalau kamu sedang mempertimbangkan untuk mulai belajar coding dari sesuatu yang sederhana, terstruktur, dan mudah dipahami, PHP bisa menjadi sahabat pertamamu.
Dengan mempelajari pengertian PHP dan seluk beluknya, kamu tidak hanya mempelajari bahasa pemrograman. Kamu juga bisa memahami bagaimana website modern bekerja di balik layar.
Apa Pengertian PHP?
Secara sederhana, pengertian PHP (Hypertext Preprocessor) adalah bahasa pemrograman yang berjalan di sisi server (server-side scripting). Artinya, ketika seorang pengguna membuka website, PHP-lah yang memproses permintaan tersebut di server, kemudian hasilnya dikirimkan ke browser dalam bentuk halaman web.
PHP pertama kali diciptakan oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Awalnya, bahasa pemrograman ini hanya digunakan untuk kebutuhan pribadi. Namun, seiring perkembangan waktu, PHP berubah menjadi bahasa pemrograman yang kuat, fleksibel, dan sangat populer. Bahkan hingga sekarang, PHP masih menjadi tulang punggung platform besar, seperti WordPress, MediaWiki, dan Moodle.
Lalu, mengapa bahasa yang sudah lama ini tetap bertahan? Jawabannya sederhana. Ini karena PHP stabil, cepat, terus diperbarui, dan cocok untuk semua level, terutama pemula.
Jika kamu pernah membuka halaman login, form pendaftaran, menu dashboard, atau sistem transaksi di website, besar kemungkinan PHP terlibat di dalam proses tersebut.
Contoh Penggunaan PHP dalam Kehidupan Nyata
Tanpa kamu sadari, PHP hadir di banyak aktivitas online yang kamu lakukan sehari-hari. Bahasa ini digunakan di berbagai sektor seperti:
- Website berita, portal informasi, dan blog pribadi
- Aplikasi sekolah atau kampus, seperti sistem nilai dan absensi
- Toko online UMKM, marketplace sederhana, hingga aplikasi kasir
- Website perusahaan, halaman profil, dan sistem internal kantor
Platform besar seperti WordPress, yang menguasai lebih dari 40% website di seluruh dunia, juga dikelola menggunakan PHP. Artinya, saat kamu belajar pengertian PHP dan seluk beluknya, kamu sebenarnya sedang mempelajari bahasa yang menopang sebagian besar internet.
Untuk gambaran sederhana, inilah salah satu contoh kode PHP:
<?php
echo "Selamat datang di dunia PHP!";
?>
Dengan baris kode sesingkat itu saja, kamu sudah bisa menghasilkan output yang muncul di browser. Dari hal sederhana inilah, kamu nantinya bisa membangun fitur login, membaca data dari database, membuat sistem keranjang belanja, hingga aplikasi web yang lebih kompleks.
Kelebihan PHP untuk Pemula
Mengapa PHP dianggap bahasa yang ideal untuk pemula? Ada beberapa kelebihan yang membuat banyak orang memulainya dari sini.
1. Sintaksnya Ramah dan Mudah Dipahami
PHP tidak seketat bahasa lain. Kamu tidak perlu memahami konsep rumit seperti pointer atau deklarasi kompleks. Pasalnya, hampir seluruh sintaksnya menyerupai bahasa Inggris dan mudah dihafal.
2. Tidak Memerlukan Perangkat Mewah
Belajar pengertian PHP dan seluk beluknya tidak membutuhkan laptop mahal. Laptop standar pun sudah cukup untuk menjalankan server lokal dan menjalankan kode PHP pertama kamu.
3. Komunitasnya Sangat Besar
Baik di Indonesia maupun global, banyak forum yang siap membantu jika kamu mengalami kesulitan. Pembahasan mengenai pengertian PHP, tutorial pembuatannya, video, dan dokumentasinya pun melimpah.
4. Fleksibel untuk Berbagai Jenis Website
Ingin bikin blog? Bisa.
Ingin bikin toko online? Bisa.
Ingin bikin aplikasi booking atau sistem internal kantor? Bisa juga.
PHP sangat fleksibel untuk berbagai jenis proyek, baik itu proyek besar maupun kecil.
5. Mudah Terintegrasi dengan Database
Kamu tidak perlu pusing mempelajari konfigurasi rumit. Pasalnya, PHP sangat mudah dipasangkan dengan MySQL, MariaDB, PostgreSQL, dan database populer lainnya.
6. Banyak Framework yang Mempercepat Pekerjaan
Jika nanti kamu sudah mahir, tersedia banyak framework modern berbasis PHP seperti:
- Laravel
- CodeIgniter
- Symfony
Ketiganya membantu kamu membangun aplikasi dengan lebih cepat dan terstruktur.
7. Peluang Kerja yang Masih Sangat Besar
Jangan salah! Meski banyak bahasa pemrograman baru bermunculan, kebutuhan PHP developer tetap tinggi. Banyak perusahaan, UKM, lembaga pendidikan, dan toko online masih memakai PHP sebagai fondasi sistem mereka.
Apakah PHP Cocok untuk Kamu yang Baru Belajar Coding?
Jika kamu ingin belajar coding secara bertahap tanpa merasa kewalahan, PHP adalah pilihan yang tepat. Bahasa ini memberikan pemahaman dasar yang akan membantumu saat mempelajari teknologi web lain di masa depan, seperti JavaScript, Node.js, atau Python.
PHP membuatmu memahami berbagai hal berikut:
- Cara server memproses permintaan,
- Bagaimana data dikirim ke browser,
- Bagaimana website bisa menampilkan konten dinamis,
- Bagaimana database menyimpan dan mengolah data.
Kamu tidak perlu langsung membuat aplikasi besar karena bisa memulainya dari hal kecil berikut:
- Membuat teks muncul di layar,
- Membuat halaman login sederhana,
- Menyimpan data ke database,
- Membangun aplikasi web sederhana.
Lambat laun, kamu akan menyadari bahwa PHP bukan hanya bahasa pemrograman, tetapi sebuah pondasi untuk memahami seluruh ekosistem web.
Nah, PHP adalah bahasa pemrograman yang sudah terbukti kuat, stabil, dan relevan hingga hari ini. Meski banyak teknologi baru bermunculan, PHP tetap digunakan di jutaan website di seluruh dunia.
Jika kamu sedang mencari langkah awal untuk belajar coding, PHP bisa menjadi pilihan paling bijak karena mudah dipahami, dokumentasinya lengkap, dan fungsinya sangat luas.
Dengan memulai dari PHP, kamu sama saja sedang membangun fondasi kuat untuk kariermu sebagai web developer. Dan siapa tahu? Dari memahami pengertian PHP dan memulai dengan satu baris kode sederhana, kamu bisa membuat website pertamamu sendiri.
